News Ticker

Menu

Browsing "Older Posts"

Browsing Category " Linux "

Cara Install Dropbear 2014.63 di Debian & Ubuntu

Jun 9, 2014 / No Comments
Dropbear merupakan software ssh server, sama seperti OpenSSH yang merupakan aplikasi SSH Server default dari kebanyakan sistem operasi Linux. Dropbear sudah merilis versi terbarunya yaitu versi 2014.63. Dan disinilah kita akan mencoba untuk melakukan instalasi dropbear versi 2014.63 di sistem operasi Debian dan Ubuntu.


WARNING !!! Langkah-langkah berikut ini sudah Saya tes di Debian 7 dan Ubuntu 12.04
  • Langkah 1 : Install Zlib
  • Langkah 2 : Download Dropbear Source
  • Langkah 3 : Extract Dropbear Source
  • Langkah 4 : Membuat Paket Instalasi
  • Langkah 5 : Instalasi Dropbear dengan Paket Instalasi yang sudag dibuat
  • Langkah 6 : Restart Service
# apt-get install zlib1g-dev
# wget https://matt.ucc.asn.au/dropbear/releases/dropbear-2014.63.tar.bz2
# tar xjvf dropbear-2014.63.tar.bz2
# cd dropbear-2014.63
# dpkg-buildpackage
# cd ..
# dpkg -i dropbear_2014.63-0.1*deb
# service dropbear restart
Sampai disini, dropbear versi 2014.63 sudah berhasil terpasang. Sisanya tinggal Anda yang melakukan konfigurasi sesuai keinginan Anda. Selamat Mencoba ! Anda juga bisa menyimpan artikel ini dalam bentuk PDF dengan cara klik di tombol download di bawah ini :
Download

Cara Instal Web Server LAMP (Linux, Apache, MySQL, PHP) Stack di Linux Debian

Apr 18, 2014 / 1 Comment
Pada artikel ini akan dibahas tentang bagaimana menginstal Linux, Apache, MySQL, PHP (LAMP) di Linux Debian. Sebenarnya Saya sudah pernah membuat artikel semacam ini dengan judul “Cara Instal Apache Web Server di Ubuntu 12.10”. Pada dasarnya untuk menginstal web server di Ubuntu atau pun di Debian adalah sama, karena Ubuntu merupakan turunan dari Debian. Tutorial yang akan Anda baca disini merupakan artikel dari situs Digital Ocean berjudul “How to Install Linux, Apache, MySQL, PHP (LAMP) Stack on Debian” yang sudah Saya alih bahasakan ke Bahasa Indonesia sesuai dengan pemahaman Saya. Sekarang mari kita mulai :

Persiapan

Pastikan sistem dan repositori Anda sudah terupdate, gunakan perintah berikut untuk mengupdate repositori.
# apt-get update
Pastikan Anda tidak menemui error sebelum melanjutkan ke tahap selanutnya.

Instal Apache

# apt-get install apache2
Untuk mengecek apakah apache sudah benar-benar terpasang adalah dengan mengakses server Anda via web browser. Buka web browser dan masukkan IP server Anda ke address bar di web browser. Misal IP server Anda adalah 12.34.56.789, maka Anda akan mengakses url =http://12.34.56.789 . Anda akan melihat tampilan “It Works” yang menandakan web server apache sudah berjalan.
Instal MySQL Server
# apt-get install mysql-server
Ditengah proses instalasi, Anda akan diminta untuk memasukkan password untuk user root pada MySQL. Masukkan password yang Anda inginkan pada tempat yang tersedia.
Ketika proses selesai, lanjutkan dengan menjalankan perintah berikut
# mysql_secure_installation
Anda akan diminta memasukkan password yang Anda set tadi. Ketika Anda ditanya untuk mengganti password mysql, tekan saja N, sedangkan untuk pertanyaan-pertanyaan lainnya Anda cukup tekan saja Enter sampai selesai.

Instal PHP

# apt-get install php5 php-pear php5-suhosin php5-mysql
Setelah instalasi selesai, Anda perlu merestart apache dengan perintah berikut
# service apache2 restart

Finalisasi

Selamat web server Anda sudah terpasang, untuk mengetes apakah PHP sudah berjalan, silahkan buat file PHP di web directory server Anda. Untuk Apache, web directorynya terletak di/var/www/, Jadi buatlah file php disana :
# nano /var/www/info.php
Tambahkan script berikut didalam file info.php
<?php
phpinfo();
?>
Kemudian simpan file tersebut dan keluar.
Sekarang cobalah mengakses file info.php melalui web browser. Misal IP server Anda adalah12.34.56.789, maka Anda akan mengakses url = http://12.34.56.789/info.php
Dan jika Anda berhasil, hasil yang muncul adalah sebagai berikut :

Oke, sampai disini dulu artikel ini kali ini. Tetap kunjungi blog Saya untuk mendapatkan update seputar artikel atau tutorial lainnya.
Apabila Anda memiliki pertanyaan seputar artikel ini, silahkan tuliskan di kotak komentar di bawah ini.
Anda juga dapat menyimpan artikel ini dengan menekan tombol download di bawah ini :

Cara Membuka dan Mengekstrak File RAR di Linux (CLI)

Apr 17, 2014 / 1 Comment
Kebanyakan problem pengguna linux adalah ketika ingin membuka/ mengekstrak file rar di Linux. Karena linux tidak support jenis compressi rar, jenis compressi yang sering digunakan di linux adalah tar, gz, bz dan sejenisnya. Untuk membuka/mengekstrak file rar di linux, Anda perlu menginstall aplikasinya terlebih dahulu.



Berikut ini adalah cara instal rar/unrar di linux secara manual. Pada tutorial ini, Anda akan menginstal RAR 5.10 beta 2 for Linux. Silahkan ikuti cara di bawah ini yang sesuai dengan sistem yang Anda gunakan :

Langkah-langkah instal rar di linux 32bit

# cd /tmp
# wget http://www.rarlab.com/rar/rarlinux-5.1.b2.tar.gz
# tar xzvf rarlinux-5.1.b2.tar.gz
# cd rar
# make

Langkah-langkah instal rar di linux 64bit

# cd /tmp
# wget http://www.rarlab.com/rar/rarlinux-x64-5.1.b2.tar.gz
# tar xzvf rarlinux-x64-5.1.b2.tar.gz
# cd rar
# make

Contoh perintah rar/unrar dilinux

# unrar e kompi.rar
Untuk mengekstrak file rar dengan nama kompi.rar

# unrar l kompi.rar
Untuk melihat isi dari file rar dengan nama kompi.rar

# unrar x kompi.rar
Untuk mengekstrak file rar dengan nama kompi.rar sesuai dengan pathnya

# unrar t kompi.rar
Untuk mengetes integritas file rar dengan nama kompi.rar

# rar a pikom.rar pikom-dir
Untuk membuat arsip rar bernama pikom.rar dari folder bernama pikomdir.

# rar u pikom.rar ini.ext
Untuk menambahkan file bernama ini.ext kedalam file rar yang sebelumnya sudah pernah dibuat dengan nama pikom.rar

# rar a -p pikom.rar
Untuk memberi password pada file rar yang sudah dibuat sebelumnya dengan nama pikom.rar

# rar x pikom.rar
Untuk mengekstrak file rar bernama pikom.rar

Mungkin sampai disini dulu artikel tentang rar/unrar di linux. Semoga bisa bermanfaat untuk pembaca.
Apabila ada pertanyaan seputar artikel ini, Anda bisa menanyakannya melalui kotak komentar di bawah ini. Anda juga bisa menyimpan artikel ini dalam bentuk PDF dengan menekan tombol download dibawah ini !
Terimakasih telah berkunjung


Download Artikel

Cara Membuat User Baru di Webmin

Feb 16, 2014 / No Comments
Masih tentang webmin, setelah sebelumnya Saya posting mengenai Bagaimana Cara Instal Webmin di Debian / Ubuntu, sekarang Saya akan share lagi tentang bagaimana cara membuat user pada webmin. Langsung saja berikut langkah-langkahnya :

1. Login ke webmin Anda


2. Masuk ke "System - Users and Groups - Create a new user"



3. Anda akan menemui halaman baru untuk membuat user baru seperti tampilan berikut ini :


dengan penjelasan sebagai berikut

User Details - Pada bagian ini Anda bisa memasukkan detail mengenai user yang akan ditambahkan, seperti username, User ID (UID), Real Name, Home Directory, Jenis Shel yang akan digunakan, dan juga tentunya password untuk user tersebut.

Password Option - Pada bagian ini Anda bisa mengatur masa aktif password yang digunakan oleh user yang bersangkutan.

Group Membership - Pada bagian ini Anda bisa memasukkan user tersebut pada group baru atau dari group yang sudah ada

Upon Creation - Pada bagian ini Anda bisa mengatur apakah user akan diberikan home directory atau tidak


4. Setelah mengisi kolom-kolom sesuai kebutuhan Anda, langkah terakhir adalah mengklik tombol "Create" di bagian bawah kolom

5. Kemudian Anda akan dibawa kembali ke halaman Users and Groups List, scroll ke bawah dan Anda akanmelihat user baru sudah dibuat.


Demikainlah tutorial singkat bagaimana cara membuat user pada webmin. Jangan lupa untuk share artikel ini jika Anda merasa artikel ini bermanfaat !

Cara Install Webmin di Debian / Ubuntu

/ No Comments
Selamat pagi pengunjung TammamBlog, kali ini Saya mau share tutorial sederhana bagaimana cara install webmin di VPS Debian atau Ubuntu. Dalam tutorial ini, Saya menggunakan OS Linux Debian 6 "Squeeze".

Apa itu Webmin ?

Webmin adalah aplikasi untuk mengadministrasi server via web browser. Dengan webmin Anda dapat mengatur user accounts, Apache, DNS, file sharing, dan masih banyak lagi fitur yang tidak mungkin Saya sebutkan semuanya disini.

Bagaimana cara instal Webmin ?

1. Langkah pertama, pastikan sistem Anda dalam keaadaan up to date. Gunakan perintah berikut untuk mengupdate sistem Anda.


# apt-get update
# apt-get upgrade
2. Kemudian download paket webmin dari situsnya, gunakan perintah berikut :


# wget http://prdownloads.sourceforge.net/webadmin/webmin-1.670.tar.gz
3. Lalu ekstrak paket file tersebut dengan perintah berikut :


# tar zxf webmin-1.670.tar.gz
4. Sekarang saatnya untuk install webmin dengan perintah berikut


# ./webmin-1.670/setup.sh
Anda akan ditanya beberapa hal ditengah instalasi, seperti lokasi instalasi, port, username dan password yang akan digunakan. Konfigurasikan sesuai keinginan Anda atau Anda bisa menekan Enter untuk membiarkan instalasi terkonfigurasi secara default.


***********************************************************************
*            Welcome to the Webmin setup script, version 1.670        *
***********************************************************************
Webmin is a web-based interface that allows Unix-like operating
systems and common Unix services to be easily administered.

Installing Webmin in /root/webmin-1.670 ...

***********************************************************************
Webmin uses separate directories for configuration files and log files.
Unless you want to run multiple versions of Webmin at the same time
you can just accept the defaults.

Config file directory [/etc/webmin]:
Log file directory [/var/webmin]:

***********************************************************************
Webmin is written entirely in Perl. Please enter the full path to the
Perl 5 interpreter on your system.

Full path to perl (default /usr/bin/perl):

Testing Perl ...
Perl seems to be installed ok

***********************************************************************
Operating system name:    Debian Linux
Operating system version: 6.0

***********************************************************************
Webmin uses its own password protected web server to provide access
to the administration programs. The setup script needs to know :
 - What port to run the web server on. There must not be another
   web server already using this port.
 - The login name required to access the web server.
 - The password required to access the web server.
 - If the webserver should use SSL (if your system supports it).
 - Whether to start webmin at boot time.

Web server port (default 10000):
Login name (default admin):
Login password:
Password again:
The Perl SSLeay library is not installed. SSL not available.
Start Webmin at boot time (y/n): y
***********************************************************************
Creating web server config files..
..done

Creating access control file..
..done

Inserting path to perl into scripts..
..done

Creating start and stop scripts..
..done

Copying config files..
..done

Configuring Webmin to start at boot time..
Created init script /etc/init.d/webmin
..done

Creating uninstall script /etc/webmin/uninstall.sh ..
..done

Changing ownership and permissions ..
..done

Running postinstall scripts ..
Use of uninitialized value $squid::squid_version in substitution (s///) at /root
/webmin-1.670/squid/squid-lib.pl line 20.
Use of uninitialized value $squid::squid_version in numeric ge (>=) at /root/web
min-1.670/squid/squid-lib.pl line 295.
Use of uninitialized value $squid::squid_version in numeric ge (>=) at /root/web
min-1.670/squid/squid-lib.pl line 302.
Use of uninitialized value $squid::squid_version in numeric ge (>=) at /root/web
min-1.670/squid/squid-lib.pl line 307.
Use of uninitialized value $squid::squid_version in numeric ge (>=) at /root/web
min-1.670/squid/squid-lib.pl line 312.
Use of uninitialized value $squid::squid_version in numeric ge (>=) at /root/web
min-1.670/squid/squid-lib.pl line 316.
Use of uninitialized value in split at /root/webmin-1.670/acl/acl-lib.pl line 47
.
..done

Enabling background status collection ..
..done

Attempting to start Webmin mini web server..
Starting Webmin server in /root/webmin-1.670
Pre-loaded WebminCore
..done

***********************************************************************
Webmin has been installed and started successfully. Use your web
browser to go to

  http://server:10000/

and login with the name and password you entered previously.
5. Setelah proses instalasi selesai, Anda bisa mengakses panel webmin melalui url berikut :


http://ip-server-anda:port-pilihan-anda


atau apabila Anda menggunakan konfigurasi default, maka url webmin Anda akan berbentuk seperti berikut


http://ip-server-anda:10000

Berikut adalah screenshot dari webmin yang berhasil terinstal :
Webmin Login
Webmin Dashboard


Demikianlah tutorial sederhana yang bisa Saya sampaikan kali ini. Jangan lupa untuk share artikel ini jika menurut Anda artikel ini bermanfaat.

Cara Instal Nginx PHP 5.4.x-FPM di Debian 6 "Squezee"

Feb 8, 2014 / 1 Comment
Di post kali ini Saya membahas mengenai bagaimana cara install Nginx dan PHP 5.4.x-FPM pada sistem operasi Debian, khususnya Debian 6 “Squeeze”

Langkah #1 : Persiapan

Sebelum memulai instalasi, pastikan sistem operasi Anda sudah up-to-date. Gunakan perintah berikut untuk memperbarui sistem :
# apt-get update
# apt-get upgrade
Kemudian Anda perlu untuk menambahkan repository dari DotDeb untuk menginstall PHP5-FPM yang benar. Edit file sources.list untuk menambahkan repository.
# nano /etc/apt/sources.list
dan paste text berikut di bagian bawah dokumen sources.list, kemudian simpan dan keluar dari text editor.
deb http://packages.dotdeb.org squeeze all
deb-src http://packages.dotdeb.org squeeze all
deb http://packages.dotdeb.org squeeze-php54 all
deb-src http://packages.dotdeb.org squeeze-php54 all
Sekarang Anda perlu menambahkan GnuPG key agar repository yang Anda tambahkan tadi disetujui oleh sistem. Gunakan perintah berikut ini :
# wget http://www.dotdeb.org/dotdeb.gpg
# cat dotdeb.gpg | sudo apt-key add -
# apt-get update

Langkah #2 : Install Nginx

Gunakan perintah berikut untuk menginstall nginx :
# apt-get install nginx
Kemudian jalankan services nginx dengan perintah :
# /etc/init.d/nginx restart

Langkah #3 : Install PHP5-FPM

Untuk menginstall PHP-FPM, gunakan perintah berikut :
# apt-get install php5-fpm

Langkah #4 : Konfigurasi PHP

Anda perlu membuat sedikit perubahan pada file konfigurasi php. Buka file php.ini dengan perintah berikut :
# nano /etc/php5/fpm/php.ini
Cari teks cgi.fix_pathinfo=1, ubah angka 1 menjadi 0
cgi.fix_pathinfo=0
Kemudian buat sedikit perubahan pada file www.conf, gunakan perintah berikut :
# nano /etc/php5/fpm/pool.d/www.conf
Cari teks listen = 127.0.0.1:9000, ubah 127.0.0.1:9000 menjadi /var/run/php5-fpm.sock.
listen = /var/run/php5-fpm.sock
Sekarang restart service PHP dengan menggunakan perintah berikut :
# /etc/init.d/php5-fpm restart

Langkah #5 : Konfigurasi Nginx

Buka file konfigurasi virtual host default nginx :
# nano /etc/nginx/sites-available/default
Buat perubahan pada file tersebut sehingga akan menjadi kurang lebih seperti contoh script di bawah ini :
[...]
server {
       listen   80;
       root /usr/share/nginx/html;
       index 
index.php index.html index.htm;
       server_name 
situs-anda.com;
       location / {
               try_files $uri $uri/ /index.html;
       }
       error_page 404 /404.html;

       error_page 500 502 503 504 /50x.html;
       location = /50x.html {
             root /usr/share/nginx/www;
       }
       # pass the PHP scripts to FastCGI server listening on 127.0.0.1:9000
       location ~ \.php$ {
               
try_files $uri =404;
               fastcgi_pass unix:/var/run/php5-fpm.sock;
               fastcgi_index index.php;
               fastcgi_param SCRIPT_FILENAME $document_root$fastcgi_script_name;
               include fastcgi_params;

             
       }
}
[...]
Keterangan :
  • Tambahkan index.php pada baris index
  • Ubah value server_name dengan nama domain Anda (ubah situs-anda.com pada file konfigurasi sesuai dengan domain Anda)
  • Pada bagian location ~ \.php$ {, ubah properti sesuai script diatas.

Langkah #6 : Uji Web Server dengan membuat halaman info.php

buat file info.php pada web direktori
# nano /usr/share/nginx/html/info.php
paste script berikut pada file tersebut :
<?php
phpinfo();
?>
Simpan dan keluar dari editor
kemudian restart service nginx dengan perintah berikut :
# /etc/init.d/nginx restart

Langkah #7 : Selesai

Anda sudah bisa mengakses web server Anda dan mengakses halaman php yang tadi Anda buat dengan mengetikkan pada address bar url berikut :
http://domain-anda/info.php atau http://ip-address-anda/info.php

Selamat mencoba semoga berhasil
Kunjungi terus TammamBlog untuk tutorial lainnya !
Anda juga bisa mendownload artikel ini, klik tombol download dibawah ini untuk mendownload artikel dalam bentuk PDF.

Monitorix : Tool Ringan Untuk Monitoring Sistem dan Jaringan di Linux (Ubuntu/ Debian)

Jan 7, 2014 / 2 Comments
  Beberapa waktu lalu Saya memosting mengenai VnStat yang berfungsi untuk memonitoring/ mengawasi penggunaan bandwith pada komputer/ server linux Anda. Kali ini saya akan memposting lagi aplikasi dengan fungsi serupa, hanya saja bedanya pada aplikasi ini tidak hanya berfungsi untuk memonitoring penggunaan bandwith saja, melainkan juga bisa memonitoring sistem komputer/ server linux. Tool ini dikenal dengan Monitorix.

  Berkenalan dengan Monitorix

Sampai artikel ini ditulis monitorix telah mencapai versi 3.4.0. Pada awalnya monitorix hanya ditujukan untuk distro linux RedHat, CentOS, dan Fedora. Kemudian pada perkembangannya kini monitorix juga bisa digunakan pada distro linux lainnya juga pada FreeBSD, OpenBSD, dan NetBSD.
  Monitorix terdiri dari dua unsur dasar, yang pertama adalah pengumpul data yang berupa daemon perl dan yang kedua merupakan script CGI. Semenjak versi 3.0 monitorix sudah dilengkapi dengan HTTP Server didalamnya, sehingga Anda tidak perlu menginstal web server terlebih dahulu sebelum mengisntal monitorix.

  Fitur terbaru Monitorix

  • System load average, active processes, per-processor kernel usage, global kernel usage and memory allocation.
  • Monitors Disk drive temperatures and health.
  • Filesystem usage and I/O activity of filesystems.
  • Network traffic usage up to 10 network devices.
  • System services including SSH, FTP, Vsftpd, ProFTP, SMTP, POP3, IMAP, POP3, VirusMail and Spam.
  • MTA Mail statistics including input and output connections.
  • Network port traffic including TCP, UDP, etc.
  • FTP statistics with log file formats of FTP servers.
  • Apache statistics of local or remote servers.
  • MySQL statistics of local or remote servers.
  • Squid Proxy Web Cache statistics.
  • Fail2ban statistics.
  • Monitor remote servers (Multihost).
  • Ability to view statistics in graphs or in plain text tables per day, week, month or year.
  • Ability to zoom graphs for better view.
  • Ability to define the number of graphs per row.
  • Built-in HTTP server.

  Cara Menginstall Monitorix di linux Ubuntu/ Debian

Pada artikel kali ini, Saya akan membahas mengenai tata cara menginstall monitorix di distro linux Ubuntu/ Debian.
  Langkah pertama, download dulu paket instalasi monitorix dan menginstal file depedensi yang dibutuhkan.
# wget http://www.monitorix.org/monitorix_3.4.0-izzy1_all.deb
# apt-get update
# apt-get install rrdtool perl libwww-perl libmailtools-perl libmime-lite-perl librrds-perl libdbi-perl libxml-simple-perl
# dpkg -i monitorix_3.4.0-izzy1_all.deb

       Sampai disini monitorix sudah terinstal pada sistem komputer/ server Anda. Langkah kedua adalah melakukan konfigurasi yang diperlukan. File konfigurasi tersebut terletak di /etc/monitorix.conf. Setelah Anda melakukan perubahan pada file konfigurasi, jangan lupa untuk merestart ulang monitorix dengan menggunakan perintah berikut,
# service monitorix restart
  Terakhir, Anda dapat mengakses monitorix melalui web browser. Akses url berikut
  http://localhost:8080/monitorix, atau
  http://ip-komputer:8080/monitorix



Screenshot

Halaman utama Monitorix
Grafik hasil monitoring sistem oleh monitorix